Kamis, 28 Juli 2011

[FanFiction/FF] Sorry, I Love You

Share |

Tittle: Sorry I Love You
Cast: Shin Hyun Soo, Choi Siwon, Lee Donghae
Genre: Romantic
Author: Riana Trie Edge on FB
Picture By: Lusiana Ayu Hapsari on FB

Aku, Shin Hyun Soo, gadis sederhana. Setiap wanita pasti mengharapkan sebuah kisah cinta yang indah. Huh... Sayangnya aku benci dengan yang namanya CINTA!!!
Karenanyalah semua orang yang ku sayangi pergi meninggalkanku, akhirnya aku memutuskan untuk tidak mencintai orang lain lagi.

"Shin Hyun Soo, KENAPA KAMU BENGONG??!!"tiba-tiba seseorang meneriakiku.

"haaaaah?"aku sangat kaget.

"apa kamu tidak tahu dimana KAMU SEKARANG?!"

"eeh?pa....pak Choi?! Ma...maafkan saya..."aku terkejut ternyata yang membentakku adalah pak Choi.

"Cepat, kembali bekerja!!kalau memang tidak mau saya pecat!!"ujarnya.

"ba...baik pak choi"
Kemudian dia pergi menjauh dariku.

Hufh...dasar bodoh, kebiasaanku melamun memang tidak bisa hilang dari hidupku. Hah...susah juga jadi pegawai di hyundai departement store ini.

Suasana kembali seperti biasa, semua orang sibuk mengurusi pekerjaan mereka di kantor hyundai departemen store ini. Tiba-tiba terdengar jeritan yang mengatakan "KYAAAAAA, SUJU AKAN MENGADAKAN KONSEEER"
Aku terkejut dengan teriakan itu..

" Suju??makanan apa itu??"kataku dengan polosnya.

"APA KAMU TIDAK TAHU???"teriak temanku yg bernama kim shun hye.

"Apa sh?"Aku semakin bingung.

"Aku tidak percaya kamu tidak mengenal Suju, Suju itu bukan makanan"kata temanku sembari memegang pipiku.

"Suju itu apa sih?shun hye?"tanyaku bingung.

"kamu ini orang koreakan?bagaimana kamu bisa tidak tahu dengan mereka?bodoh!"katanya kesal.

"aku inikan orang sibuk! Mana sempat memikirkan hal seperti itu shun hye!"ujarku sembari meletakan perlengkapan kerjaku.

"iiih, update dong! Suju itu super junior, mereka boyband yang beken banget tau!!!"terangnya.

"suju itu singkatan dari super junior??nama yang aneh!!"aku tersenyum kecil.

"ANEH KATAMU??TARIK KATA-KATAMU ITU HYUN SOO!!"shun hye meneriakiku.

"oke, akanku tarik kata2ku kalau kamu memperlihatkan mv mereka padaku!!"kataku kepada Shun Hye.

"baik, aku punya banyak mv mereka akan ku perlihatkan padamu."kemudian dia mengambil flash disknya dan memasukan ke CPU komputer.

"nah ini dia mv yang ku suka, judulnya No Other".katanya sembari menunjukan mv itu. Setelahku lihat mv'y, entah kenapa tiba-tiba aku tertarik pada sesosok cowok yang mengganggu pikiranku.

"shun hye, siapa cowok itu?"tanyaku

"yang mana?"

"yang tadi, cowok yg pertama kali nyanyi.."

"oh, yang membetulkan sepatu cewekny itu?"

"iya, siapa namanya???"aku sangat penasaran dengan cowok itu.

"oh, dia... Namanya Choi Siwon...gantengkan?"jawabnya.

"choi siwon?nama itu seperti tidak asing ditelingaku?!"kataku.

"dia itu putra pak Choi, Hyun Soo. Dia cowok yang sangat sempurna..."

"hah??yang benar?dia putranya pak choi??kamu serius??"aku sangat terkejut mendengarnya,aku masih belum mempercayai ucapan shun hye.

"Benar Hyun Soo! Masa aku bohong sih?kalau tidak percaya, coba saja kamu tanya pak Choi!!"kata Shun Hye.

Aneh, padahal dia orang kaya?! Tapi kok malah menjadi selebriti?apa uang tidak cukup?gag mungkin juga sih. Ah?! Kenapa aku ini?tiba-tiba memikirkan orang yang tidak ku kenal sama sekali.

"Hyun Soo, hei.. Hyun Soo!ayo kita pulang."ajak Shun Hye.

"i...iya..."

Namanya Choi Siwon ya?!kenapa jadi kepikiran dia terus ya? Padahal aku baru melihat mvnya tapi seakan-akan aku sangat mengenalnya. Aku penasaran, aku jadi ingin sekali bertemu denganny, aku ingin tahu sesempurna apa dia..



Aku dan Shun Hye tinggal disebuah rumah kecil yang memang cukup untuk kami berdua.

"Ini!!"tiba-tiba Shun Hye memberikan sebuah majalah kepadaku.

"Apa ini?"tanyaku bingung.

"Itu majalah, artikel tentang Super Junior ada disitu.."jawabnya.

"Untuk apa?aku tidak mau membaca, tidak penting sama sekali!"ujarku.

"ah masa?padahal tadi kamu heboh sendiri, waktu lihat choi siwon?!baca saja dulu, dia juga anggotanya suju. Mungkin saja ada artikel yang menceritakan tentang choi siwon?!nih, cepat baca majalahnya!"

Aku ragu untuk membukanya,karena sejak awal aku tidak minat dengan hal ini. Hah...baiklah akan ku baca!!

"srak,srak,srak"aku terus membuka halaman demi halaman,hanya untuk mencari tahu tentang SuJu. Dan akhirnya aku menemukan artikel mereka. Aku membaca dengan cermat, dan kemudian aku menemukan artikel tentangnya, orang yang membuatku bertanya-tanya.. Dia adalah Choi Siwon..

"dag, dug, dag, dung"

A..aduh?kenapa dadaku berdebar-debar? A..ada apa dengan diriku??melihat fotonya saja membuatku deg-degan. aku sampai tidak bisa bernafas...

Tes, tanpa sadar air mataku mengalir membasahi pipiku, aku tidak mengerti apa yg terjadi padaku. Kenapa aku ini?rasanya seperti merindukan sesuatu yg manis, dan kamu! Siapa kamu sebenarnya CHOI SIWON??kenapa hanya melihat fotomu saja sudah membuatku begini?dasar kamu!

"loh Hyun Soo?kenapa menangis?apa ada yg salah dengan artikelnya?"Shun Hye datang menghampiriku.

"tidak tahu, bahkan aku tidak mengerti. Shun Hye~ aku ingin brtm dgnnya"

"kenapa tiba2 kamu seperti ini?"tanyanya

"aku sendiri tidak tahu shun hye!! Ini semua gara2 kamu sh, menjeritkan suju tadi!"kataku agak kesal.

"loh?kok salahku sih??"shun hye ikut kesal.

"aku ingin tahu banyak tentangnya, kalau hanya lihat diartikel saja tidak akan puas!!oh, iya..apakah dia pernah kekantor Shun Hye??"ujarku

"ke kantor?hm...ku rasa tidak, lagi pula untuk apa dia kekantor?kalo dia ketemu pak Choi, pasti dia akan dimarahi habis-habisan!"terangnya

"hah?kenapa begitu?"

"dia itu tidak disetujui oleh pak choi sebagai seorang artis! Pak choi hanya ingin putranya yg meneruskan perusahaannya"jelasnya

"begitukah?kenapa dia senekad itu?harusnya dia menuruti kata-kata orang tuanya, apakah dia kekurangan uang?sampai-sampai dia nekad menjadi artis, dia betul-betul membingungkan!".

"kamu bodoh atau apa sih?semua anak cowo pasti akan melakukan kenekatan yang sama! Justru itu letak pesonanya, huh.. Sudah deh ngaku aja, kamu sekarang ngefans sama choi siwonkan???katakan dengan jujur!!"

"ngaku aja deh, kamu ngefans sama choi siwonkan?!jawab dengan jujur!" Shun Hye terus menyudutkanku.

"aaa... Anio!aku tidak ngefans sama dia kok!!"aku mengelaknya.

"ah, masa?benar kamu gag ngefans sama dia?atau jangan2 kamu suka padanya?"kata Shun Hye, senyumnya sangat menyebalkan.

"ANNIIIOOO!! Sudahlah, aku mau tidur!! Dasar ahjumma!"kataku kesal,kemudian aku melangkah menuju kamar tidur.

"APA?AHJUMMA KATAMU??DASAR PERAWAN TUA!!"Shun Hye berteriak padaku.

"APA?KAMU MENANTANGKU??BAIK!AKAN KU LADENI!!"


***


"nak, jangan pernah takut untuk mencintai seseorang."Suara ibu terdengar lagi dimimpiku.

"HYUN SOO!!!BANGGUUUN!! MAU SAMPAI KAPAN KAMU TIDUR??"Teriak Shun Hye.

"ng~Ahjumma sebentar lagi~~"aku terbangun setengah tertidur.

"hei, sempat-sempatnya kamu menghinaku?!ayo bangun! Kamu mau dipecat sama pak choi hah?"dia terus menarik-narik selimutku.

"sebentar lagi saja, aku masih ingin ngobrol dengan ibuku~"

"hah?kamu masih tidur ya?apa kamu sakit?jangan menakutiku seperti itu, ibumu kan sudah meninggal?!"ujarnya.

Aku merindukanmu omma, bisakh kita bertemu lagi?? Omma bisakn minta ijin pada Tuhan utk menemuiku? Sungguh aku ingin bicara bnyk hal padamu..

"kriiiiing"alarm berbunyi.

"Ng??aduh, jam brp ini??"kemudian aku menatap jam alarm dngn tatapan kosong."...HAH?SUDAH PUKUL 9?GAWAAAT!! AKU BISA DIPECAT OLEH PAK CHOI?!!"kemudian aku langsung melompat dari kasurku, tanpa mandi dan menyisir, aku langsung menyikat gigi& brganti pakaian."Gawat"

"truuurt.."ponselku brbunyi, ada pesan dr shun hye.

"Aku blng km ijin, tng saja"

Setelah aku melihat sms dari Shun Hye, aku terdiam sejenak sembari menghela nafas panjang..

"kenapa tiba-tiba omma datang kemimpiku?aku jadi semakin merindukan omma..hah.."bahkan dia menegurku karena cinta lewat mimpi , padahal dia meninggal karena cinta juga..hah...

"nak jangan pernah merasa takut untuk mencintai seseorang"perkataan omma terus terngiang ditelingaku.

Akh, aku bolos kerja sajalah><. aku="" butuh="" udara="" segar.="">



"HEI, HYUN SOO YANG BODOH! DIMANA KAU SEKARANG?!"Shun Hye meneriakiku dari ponsel.

"aduh!jangan meneriakikt ahjumma!"ujarku

"AKU BILANG KAMU IJIN KARENA ADA URUSAN, BUKAN IJIN KARENA SAKIT!AYO CEPAT KEKANTOR, NANTI AKU DIMARAHI PAK CHOI!!"Dia terus berteriak.

"aku sedang tidak mood kerja! Bilang saja tiba-tiba aku mengalami kecelakaan dijalan, kn gampang?!"

"HEII!!"aku langsung menutup ponselku, dan kemudian aku menghela nafas panjang untuk kesekian kalinya.

Saat ini aku sedang berada di sebuah taman..
Tmpt ini penuh dengan kenangan yg indah, kenangan antara aku dan omma..

"omma tdk kangen padaku??hari ini aku sangat merindukanmu. Omma~"air mataku tak dapat menahan kesedihanku, tak kusangka selama 3tahun semejak kepergian omma, aku masih tidak bisa mengikhlaskan kepergiannya."omma~hiks, hiks~aduh~malu sekali, malah menangis ditempat umum?!dasar bodoh"berlahan aku mengusap air mataku dengan telapak tanganku..

"mianhae,kmu baik2 sajakan?"seseorang seperti berbicara padaku dari arah samping kiri, aku menoleh kearahnya, ternyata dia seorang pria tinggi, bertubuh agak besar, dengan bahu ya gagah menghampiriku dengan senyuman cemas diwajahnya.

"kmu tdk ap2kn?apa kmu sakit?"tegurnya

"eh?ti, tdk..aku baik-baik saja.."jawabku

"benarkah kmu baik2 saja?lantas knp kmu menangis?"dia tampak begitu khawatir.

"ah, ka..kmu melihatnya?mianhae, tlh menangis didepan umum."ujarku.

"ini.."pria itu memberikan sapu tangannya padaku.

"hah?ti..tidak usah.."aku berusaha menolaknya.

"ambillah, kalau sudah selesai menangis, kamu bisa mengembalikannya padaku. Ini..."ujarnya.

"m~Te..terima kasih.~"aku meraih sapu tangan itu.

"hm.. Aku rasa, wanita lebih cantik kalau tersenyum"katanya sembari melemparkan senyumannya padaku.

"eh?"

"sudah ya, dah.."kemudian dia melangkah pergi.

Aku terus memikirkan pria itu, aku merasa seperti pernah melihatnya. Tapi dimana ya??sapu tangan ini, terasa lembut...


Sesampainya dirumah, aku terus menerka-nerka siapa pria yang memberikan sapu tangannya padaku.

"siapa ya?aku seperti pernah melihatnya, tapi dimana?". Lagi pula, dia bilang kalau sudah selesai menangis?!aku harus mengembalikan padanya.

Akh, namanya saja tidak tahu! Bagaimana cara mengembalikannya?

"ah, mungkin saja sapu tangan ini ada initial namanya.."aku memeriksa sapu tangan itu dengan teliti, dan akhirnya aku menemukan initial pria itu..

"CSW??"

Siapa CSW?aku masih sangat bingung, initialnya seperti ku kenal, tapi sìapa dia?

"ah, membingungkan!Lebih baik tidak usah dikembalikan saja!"kemudian aku melempar sapu tangan itu kemesin cuci.


Sesampainya Shun Hye dirumah..

"Hyun Soo! Kemana saja kamu?kamu slalu saja membuatku kesal!!kamu juga membuatku malu didepan pak Choi tahu!"datang-datang dia sudah memarahiku.

"lagian kenapa kmu tidak membangunkanku tadi pagi hah?"aku mulai kesal.

"aku sdh membangunkanmu tahu, hbs katany km ingin bicara dengan omma mu"

"itu sebabnya kamu tidak membangunkanku lagi?kalau begitu mianhae shun hye"ujarku

"ah, sudahlah. aku ini sahabtmu, aku slalu memahami keadaanmu"katanya

"hm.. Shun Hye, gomawo"aku tersenyum senang.

"hah, tak usah sungkan. Sudah ah, aku mau kebelakang dulu"kemudian dia pergi kebelakang, dan kemudian menaruh pakaiannya ke mesin cuci. Tiba-tiba aku mendengar jeritannya..

"KYAAAAAAAAAAAA"

"aish, ADA APA SHUN HYE??"aku berlari menghampirinya."ada apa?"tanyaku

"sapu tangan ini?dari mana kamu mendapatkannya?"

"darimana kmu mendapatkn sapu tangan ini Hyun Soo?"shun hye meneriakku.

"eh?ta,tadi sewaktu aku brada ditaman, seorang pria menghampiriku ketika aku menangis dan kemudian dia memberikn sapu tanganny padaku.Dia memintaku untk mengembalikannya, tapi...namanya saja tidak tahu, bagaimana cara mengembalikannya?!"terangku

"HAH?sapu tangan inikan ada initialnya Hyun Soo!"

"aku tahu, tapi aku tidak mengenal initial itu! Tapi anehnya, aku seperti pernah mengenalnya.."ujarku

"BODOH! Dia itu pasti CHOI SIWON!"

"hah?"aku terkejut dengan apa yang ku dengar dari mulut shun hye.

"itu pasti choi siwon, hyun soo!"teriaknya.

"tapi, bagaimana kamu bisa mengetahui hal itu?"tanyaku

"lihat, initialnya adalah csw..kalau dijabarkan, berarti choi siwon! Aduh, masa kamu tidak menyadarinya sih?"terangnya.

Aduh, kenapa tiba-tiba tubuhku gemetar?sampai kakiku tak mampu menopang tubuhku, aku baru menyadarinya..pantas saja aku seperti pernah melihatnya..

"kamu harus mengembalikan secepatnya hyun soo!"ujarnya.

"hah?bagaimana caranya shun hye?rumahnya saja tidak tahu, haruskah aku menunggunya ditaman itu lagi?!"

"besok hari sabtu, kita akan mengembalikan sapu tangan ini ke asramanya! Aku akan mengantarmu!! Siapa tahu aku bisa bertemu dengan kyuhyun"ujarnya

bertemu dengannya?untuk yang kedua kalinya??haah??


Keesokan harinya, aku dan shun hye sedang bersiap menuju asrama suju, tempat tinggal choi siwon..

"Hyun Soo, ayo cepatlah! Jalannya lama banget sih!!"teriak shun hye

"bawel!Aku sudah jalan secepat yang ku bisa."ujarku

"ah, dari dulu kmu memang lamban! Ayo, sebentar lagi sampai"katanya sembari mendekatiku dan kemudian menarik tanganku.

Jujur saja, dari tadi dadaku berdebar-debar terus. Entah apa yang membuatku sampai seperti ini, aku tidak ingin bertemu dengannyaa!!!

"akhirnya sampai juga diasrama para member.,"ujar shun hye.

"apa?""BRUK"

Tiba-tiba dari arah belakang, seseorang menyenggolku dengan sepeda.

"BRUUUK!!"

"EH? HYUN SOO?!"Teriak shun hye.

Aduh, orang ini menindih badanku..berat...

"hyun soo?!"shin hye menghampiriku dengan cemas.

"ma,maaf tuan..be..berat" posisiku benar-benar tidak enak, wajahku berhadapan langsung dengan aspal. Ketika aku menoleh, tak sengaja tatapan saling bertemu.

"hei, kalau jalan pake mata dong!!"ujar pria itu.

"hah??"emosi memuncak mendengar perkataan pria itu."MENYINGKIRLAH DARI TUBUHKU,TUAN!!"aku berusaha mendorong tubuhnya agar menjauh dariku.

"fuh, mengganggu jalanku saja!!"

"APA?SEHARUSNYA AKU YANG BILANG BEGITU!!"aku semakin kesal dengan tingkah orang ini.

"berisik sekali, hah..mengganggu saja" ujarnya sembari memperbaiki sepedanya.

"dasar kelewatan!!"

"hah...menyebalkan sekali hari ini!"kemudian dia menaiki sepedanya, dan berlahan pergi.

"HEI KAU!!"

"E... Hyun soo.."ujar shun hye

"APA?!" reflek aku membenaknya

"ta, tadi itu... Do, donghae??"

"hah?"aku bingung melihat wajah shun hye dan ucapannya yang aneh..

"ta..tadi itu..Do, Donghae??YANG TADI ITU DONGHAE??"Shun Hye terus menerus menjerit, sembari menarik-narik lenganku.

"haduh, kamu kenapa sih??aku bingung dengan ucapanmu!"dasar ahjuma, bukannya memperhatikan temannya yang baru disenggol sepeda dengan orang menyebalkan itu, malah sibuk jerit-jerit gak jelas begitu..hah..

"AYO, KITA HARUS MENGEJARNYA!!"teriak Shun Hye.

"Hah?"aku bingung, kenapa harus mengejar pria menyebalkan itu?

"Shun Hye! Memangnya siapa pria menyebalkan itu?kau menyebutnya, Donghae?

"dia salah satu member di super junior, hyun soo!"ujarnya.

"member suju?"tanyaku

"iya, ayo cepat!"katanya sembari menarik tanganku.

Akh, dasar shun hye! Bilang saja kalau sebenarnya dia yang ingin bertemu dengan member-member suju itu. Seharusnya aku tidak menuruti keinginannya untuk mengembalikan sapu tangan orang ini..choi siwon itu...

"ah, gawat!"tiba-tiba shun hye berkata seperti itu.

"hah?ada apa?" "security"jawabnya

"???lantas kenapa?kita titip aja sapu tangan ini ke security?!"ujarku

"TIDAK!!"jawabnya


***


"ayo, cepat!"shun hye berbisik padaku.

"kamu gag bercandakan!?"aku bertanya padanya.

"tentu saja! Kita tidak akan bisa masuk tanpa memanjat tembok ini!"jawabnya.

"sudahlah, titip saja sapu tangan ini ke pak security!"kataku agak kesal.

"jangaan"dia menarik tanganku.

"Shun Hye!!"sontak aku membentaknya.

"mian hyun soo, aku mohon padamu.aku hanya butuh alasanmu mengembalikan sapu tangan itu, hanya utk bertemu dengan member suju. Please"

"...baiklah, tp ini yg terakhr"

Kemudian kami memanjat tembok itu,tapi...
tanpa ku sadari rok ku terinjak oleh kakiku sendiri. saat dipuncak tembok, keseimbanganku goyah dan akupun terhempas ke tanah.

"BRUUUK"

"KYAAAAAAA"

"HYUN SOO!!"terdengar jeritan shun hye, berlahan ke sadaranku menghilang.

Ng? Dimana ini? Gelap sekali??

"anakku.."terdengar suara omma memanggilk dari dalam kegelapan.

"omma?"

"hm... Kamu akan menemukannya disini, dialah yang akan menyadarkanmu! Bahwa cinta itu harus dihadapi dengan keberanian, dan membuatmu mengerti makna cinta"terang omma.

"cinta?"


"hyun soo, hyun soo"

"ng?"berlahan kesadaranku memulih.

"hyun soo?hah, syukurlah. Kamu gag apa-apakan?"terlihat wajah shun hye sangat khawatìr.

"ng, ini dimana?" tanyaku.

"ini,,"shun hye berhenti berbicara.

"Kamu baik-baik sajakan?" suara ini?aku langsung menoleh dan mendapati si..siwon dihadapanku?!

"ha...hah??"

"tadi temanmu berteriak histeris, dan kami semua datang untuk menolongmu"ujarnya

"hah?kami semua??"

Aku sangat terkejut dgn apa yang ku lihat, tempat apa ini? Kenapa banyak cowok disini??

"ee, se..sebaiknya aku pulang saja..gomawo karena telah me, menolongku"aku langsung melompat dari sofa tempatku dibaringkan tadi.

"loh?istirahatlah dulu, kepalamu tadi terbentur sangat keras"ujar siwon.

Aduh, orang ini bikin aku deg-degan lagi.

"ah, tidak apa-apa aku baik-baik saja kok. A, ayo Shun Hye kita pulang.."aku langsung menarik tangan shun hye.

"kok?katanya mau mengembalikan sapu tangannya?kembalikan saja, mumpung orangnya disinikan??"shun hye berbisik padaku.

"..."

Aku&shun hye kemudian keluar dari dorm itu..

"aduh,hyun soo!Kmu ini knp sh?padahal aku ingin lebih lama disini!Lalu kenapa sapu tangannya tidak kamu kembalikan juga seh?"shun hye tampak kesal.

"aduh,dadaku terasa nyeri,ada apa denganku?"aku menghiraukan apa yang shun hye katakn,entah mengapa dadaku terasa sesak&berdebar-debar,ketika menatap matanya si...siwon.

"ANIO! AKU TIDAK BOLEH BEGINI !AKU TIDAK INGIN MERASAKAN PERASAAN ITU LAGI!!"Reflek aku berteriak.

"hah?"hye bingung

"aduh, berisik banget seh?!"tiba-tiba aku mendengar seseorang bicara seperti itu, aku menoleh ke arah suara itu.

"KAMU?!"aku menjerit kaget.

"LEE DONGHAE?"shun hye tak mau kalah.

"HEI!!BERISIK TAHU!!"dia malah ikut berteriak.

"Hah?!menyebalkan sekali harus bertemu dengannya lagi, ayo shun hye kita pulang!" shun hye tidak mengubris perkataanku, matanya hanya tertuju pada cowo menyebalkan yg menabrakku dengan speda tadi.

"KAU!!"

"hah?" aku kaget tiba-tiba dia menunjuk ke arahku, dan berlahan dia mendekatiku.

Berlahan dia mendekati.

"Ma, mau apa kau?!"berlahan aku menghindari dia mendekatiku. Aish, shun hye! Kenapa malah bengong seh?perasaan tadi didorm banyak cowo, gak seaneh ini..

"Kau!"dia menunjuk lagi tepat diwajahku.

"a, apaan sih?"

"karena menabrakmu spedaku rusak!!kau harus mengganti spedaku dengan yang baru!"dengan tatapan yang sinis dia mengeluarkan kata-kata yang membuatku semakin emosi.

"APA MAKSUDMU?!HARUSNYA AKU YANG MEMINTA PERTANGGUNG JAWABAN, KARENA KAMU YANG MENABRAKKU DARI BELAKANG!! KENAPA AKU YANG HARUS MENGGANTI RUGI SEPEDAMU YANG RUSAK?!"aku membentaknya.

Dia terkejut dan hanya menatapku dengan senyum sinisnya yang menyebalkan itu.

"Lancang sekali kamu?!braninya membentakku, memangnya kamu siapa?gadis biasa?!"ujarnya, dgn tatapan merendahkan.

"A,APA MAKSUDMU?!"aku sungguh kesal dengan tingkah orang ini!

"hm, gadis bodoh!!"

"APAA?!"emosiku memuncak.

"pokoknya aku tdk peduli, kau harus ganti speda mahalku!"

"MWO? Speda mahal?! Aku tidak peduli! Sampai kapanpun, aku tidak akan ganti rugi! Jelas-jelas itu kesalahanmu!" aku berusaha untuk membela diri.

"K-a-u h-a-r-u-s g-a-n-t-i t-i-t-i-k" dia terus menekanku dengan ucapannya.

"ANIIIOO!!"

"Hae? Kau mengenal dia??" tiba-tiba datanglah seseorang yang membuat hatiku deg-degan, Choi Siwon.

"hm.. Ne, kenalkan dia adalah yeoja ku.."jawabnya, dan betapa terkejutnya diriku mendengar ucapan orang menyebalkan itu.

"M, MWO?? Bi, bicara apa kau?? A, anio!!"

"a,anioo! Aku bukan yeoja-nya su, sungguh!"aduh, kenapa orang menyebalkan itu ngomong begitu didepan siwon?!

"hei, diamlah sayang! Tidak perlu ditutup-tutupi lagi, kamu adalah yeoja-ku!"ujarnya, dan dia langsung merangkul pundakku..

"HEI!!"aku sungguh merasa terganggu dengan tingkahnya!

"oh, jadi begitu.. Tadi yeojamu pingsan, aku rasa dia dan temannya kemari hanya ingin bertemu denganmu, Hae"ujar siwon..

*Anioo *aku menjerit dalam hatiku.

"benarkah?! Sayang kamu gag apa-apakan?"tanya orang menyebalkan itu

*Anio!*aku terus menjeritkan kata-kata yang sama dalam hatiku. Mataku hanya dapat melihat siwon yang tertipu oleh chingunya sendiri, apa yang sebenarnya ingin dia lakukan?rasanya aku ingin sekali menampar wajahnya!

"baiklah, aku tidak akan mengganggu kalian berdua.. Aku pergi ke dalam dorm dulu."kata siwon yang berlahan memalingkan badannya lalu melangkah pergi..

Sekilas aku melihat wajahnya tampak kecewa, waeyo?

"hei,ayo ikut denganku!"ujar orang yang bernama donghae itu, dan kemudian dia menarik tanganku.


"HEI! Lepaskan tanganmu!! Aku ingin pulang! SHUN HYE TOLONG AKUU!!" dia terus membawaku kesuatu tempat, meskipun aku terus membuat gendang telinganya bergetar.. Dia tidak mempedulikanku!huh..

"Hah... Berhenti!!"tiba-tiba dia menghentikan langkahnya.

"ADUH! KAU INI KENAPA SIH?!" dia menghentikan langkahnya di sebuah pondok yang ada ditaman, dekat dengan dorm..

"BRAAAK"dengan spontan dia menggebrak tembok, dan mendekatkan wajahnya padaku..

"KAMU HARUS DENGARKAN PERKATAANKU MULAI SAAT INI!!"

"M,MWO?"

"ku bilang mulai sekarang kamu harus mendengarkan kata-kataku!"ujarnya.

"WAEYO?!menyingkirlah dari wajahku!"aku mendorong tubuhnya karena wajahnya terlalu dekat dengan wajahku.

"Ini sebagai ganti rugi karena kau telah merusakkan spedaku, jadi mulai saat ini kamu akan menjadi yeojaku!" kata orang babo ini..uh...

"Sudahku bilangkan?! Bukan salahku!"Aku berusaha membela diri, padahal memang benar! Bukan aku yang salah.

"ITU SALAHMU! KENAPA KAMU ADA DISITU, DAN MEMBUATKU BERTANYA-TANYA SIAPA DIRIMU!"

"ha..hah??"Apa aku salah dengar??

"a?ee, ehm... SUDAHLAH!! Pokoknya kamu akan menjadi yeojaku sebagai ganti rugi atas spedaku yang rusak!"ujarnya dengan glagapan dan wajah memerah.

"ANIO~ aku gag salah!dan aku gag mau jadi yeojamu!"

"KALAU KAMU TIDAK MENURUTIKU! MAKA SEBAGAI GANTINYA KAMU AKAN KU LAPORKAN PADA POLISI!!"dia terus memaksaku.

Tiba-tiba air mataku mengalir, aku benar-benar cengeng..

"lo, loh? Kok na,nangis??a, aigooo! Ja,jangan nangis dong! Turuti saja ucapanku, aku tidak akan melaporkanmu kok..

kalau kamu menuruti kata-kataku, aku tidak akan melaporkanmu pada polisi!sungguh, jangan nangis dong"ujarnya

"waeyo harus jadi yeojamu?!kamu bisa menyebutkan harga speda itu, aku akan ganti dengan harga speda yang sama.."kataku sembari menghapuskan airmata yang ada dipipiku.

"kamu sungguh-sungguh mau tahu harganya?!"

Aku mengangguk..

"10juta won!"ujarnya

"MWO?10JUTA WON??"Aku terkejut setengah mati.

"aku yakin kamu tidak mampu mengembalikan spedaku dengan harga yang sama. Makanya kamu jadi yeojaku saja!"

"umh,ini hanya untuk ganti rugi saja kan?"ujarku dengan nada pelan.

"Ne! "jawabnya singkat.

"ba, baiklah".


*perasaan yg ada di hati donghae*

"dag,dug,dag,dug"waduh!apa suara dadaku kedengaran oleh yeoja ini?"Lee Donghae imnida, namamu?!"

"Hy,Shin Hyun Soo imnida"jawabku glagapan.

"Mulai sekarang aku adalah namjamu dan kamu adalah yeojaku."ujarnya dengan nada tegang.

Sreet!
Sepintas bayangan wajah siwon tampak dalam pikiranku,dan entah kenapa hatiku terasa nyeri.
Donghae adalah chingunya siwon, berarti..


***


"HUAAAAAAA"aku menangis sejadi-jadinya.

"hah, Hyun Soo..kamu bruntung sekali.."Shun hye hanya memandangiku.

"Niatkukan untuk mengembalikan sapu tangan ini kepada siwon, tapi kenapa aku harus ketemu dengan orang itu Shun Hyeee,hiks"kataku sembari menggetok-getokkan meja dengan ponselku.

"apanya?kamu malah gag mengembalikan sapu tangan itu dengan siwon. Dasar babo!"ujarnya.

"lalu aku harus bagaimana? Tidak mengembalikan sapu tangan, malah jadi yeoja-nya orang lain!HUUAAAAAAAA SHUN HYEEEE"

Omma,kmu dengarkn disana??
Omma tahukn kalau aku membenci yg namanya cinta?sejak perceraian omma dengan appa,sejak kematianmu..
Aku berharap,sampai kapanpun aku tidak akan mencintai orang lain,tapi kamu bilang aku takut untuk mencintai seseorang..
Apakah aku babo omma??omma tahu?!aku bertemu dengan seseorang yang membuat hatiku berdebar-debar, namanya choi siwon.kalau misalnya aku mencintainya,berarti aku menjilat lidahku sendiri??
Omma dengar?aku bingung,ada seseorang babo yg memaksaku utk jadi yeojanya..

Minggu pagi yang cerah, matahari tampak begitu bahagia memancarkan sinarnya..
Tapi...kenapa hanya dikepalaku saja yang tampak awan gelap dan gemuruh petir?!

"aiggoo! Si babo itu menelfonku lagi...aish, gimana nih Shun Hye?!!"Aku panik tak karuan.

"hei! Dia itu DONGHAE, BUKAN SI BABO!"ujarnya.

"Dari semalam dia menelfonku terus shun hye, aaah"dengan terpaksa aku mengangkat teleponnya.

"Ann, annyeong..."pasti dia membentakku lagi.

"Annyeong, yeojaku.."sapanya lg dengan nada lembut.

HA?!apa tdk salah dengar?
Ke,kenapa selembut itu nada bicaranya??

"HEI!!KAU MASIH DISITUKAN?"Teriak donghae dari sebrang telepon.

"Mwo??i, iyaa.."

"Cepatlah ke Dorm sekarang juga!"ujarnya.

"hah?ke dorm??ada apa?"tanyaku.

"sudah jangan banyak tanya, ayo cepat ke Dorm sekarang juga!"jelasnya lagi.

"a, aku tidak mau!"

"tut,tut,tut"aigoo, telponnya langsung dimatikan.

"Aish, dasar orang menyebalkan!AAAH!!"Sebenarnya apa sih maunya dia?padahal jelas-jelas akulah yang jadi korban disini! Benar-benar deh, nasibku jelek sekali..hah...

Ah, kenapa aku malah pergi ke dorm?!aduh, payah banget.."aku melangkah pergi dan saat ini aku akan benar-benar ketakutan..


Sesampainya di dorm.

"a,annyeong..."sapaku kepada pak security.

"ne, ada yang bisa saya bantu?"tanya pak security.

"a, anu..hm...a,aku ingin bertemu dengan do..donghae"ujarku gugup.

"kamu fans hae ya?apakah kamu ada janji dengannya?"

"e, ada kok.. Aku sudah punya janji de, dengannya.."jawabku.

"wah, tumben sekali ada tamu yeoja dari luar..baiklah silahkan masuk". Waduh?kenapa semudah itu dapat masuk ke dorm?! Aish, dorm inikan cowo semua??AIGOO!!

Kemudian aku melangkah menuju dorm itu, dan dengan nada pelan aku menyapa dari balik pintu."a, annyeong, a..ada orang?"

"BRAAAK"reflex aku terkejut ketika seseorang membuka pintu dengan kencang.

"Nuga??"tanya seorang ye..eh..yeoja apa na,namja??

"bi, bisakah aku bertemu de..dengan donghae??"jawabku.

"aku tadi tanya, siapa kamu??"tanyanya lagi.

Dia namja rupanya, ta..tapi kok cantik??

"aku Shin Hyun Soo"jawabku lagi.

"oh, masuk! Dia ada dikamarnya, masuk saja sendiri!"katanya dengan santai.

MWO?KEKAMARNYA DONGHAE??A,APA BEGITU CARA MEMPERLAKUKAN TAMU??AIGGOO!"HAH? Kekamarnya?me,memangnya anda tidak bisa memanggilnya keluar?"aku gugup setengah mati.

"ANIO! Panggil saja sendiri!"setelah itu dia pergi meninggalkanku dengan kondisi bingung..

Aigo, gimana ini?aku harus kekamarnya?aduh, omma gimana nih?hiks, aduh pake nangis segala.. Uhm..harusnya tadi aku tak datang kesini..
Hiks, omma gimana nih?!apa aku pulang saja ya??tapi kalau aku pulang, nanti diomelin sama si babo itu..ih, aku tidak tahu kamarnya yang mana lagii...

Aku melangkah berlahan, pintu pertama yang ku temui..HARUSKAH KU BUKAAA?

"cklik"aku membuka pintu dengan berlahan. "permisi,tidak ada orang.."kemudian aku kembali menuju pintu kedua yang aku lihat. Berlahan aku membuka pintu lagi.."A,annyeoong"tidak ada yang menyahut, berarti tidak ada.

Kemudian pintu ke tiga..

"dag,dug,dag"waduh! Kenapa tiba-tiba dadaku berdebar-debar?! Akan ku buka pintu ini..

"cklik".sesuatu yang tak terduga terjadi padaku..

"KYAAAAAAAAA,"Aku histeris ketika membuka pintu, tanpa sengaja me, melihat dia hanya dengan bertelanjangkan dada... Aigggo, tak sengaja melihat bodynya SIWOOON???

"e, eh?"siwonpun tampak terkejut.

"mi, mianhae a,aku tidak sengaja.. Aku tidak lihat apa-apa kok!sungguh! Aku cuma lihat sedikit"aku panik, malu, dan serba salah.

"me, melihat sedikit?MWO?"

"mianhae, mianhae, a, aku akan tutup pintunya"aduh, memalukan sekali.

"brak"aku menutup pintu kamarnya lagi.

Aigoo, dadaku berdetak begitu kencang, aku tidak sengaja melihat badannya yang kotak-kotak itu..
Aduh, dasar mesum..

"sedang apa kamu disitu?"seseorang menghampiriku dari samping, ketika aku menoleh ke arahnya..

"do,donghae??"

"sedang apa kamu dikamarnya siwon?"katanya dengan nada ketus.

"a, aku..."

"kemarilah!"dengan sigap, dia langsung meraih tanganku dan menarikku kesuatu tempat. Tangannya kuat..

"ehm... Mau kemana sih? Tanganku jadi sakit kalau kamu menggenggamku begitu kencang!"kataku dengan lirih.

Dia hanya diam membisu..

Dan sampailah kita disebuah taman kecil yang berada tepat diblakang dorm suju, kemudian dia menghentikan langkah kakinya.

"KENAPA TIDAK MENGHUBUNGIKU??BAGAIMANAPUN JUGA KAU ADALAH YEOJAKU!!"dia membentakku dengan keras, tapi kenapa?ini slalu membuatku terkejut dan bertanya-tanya, kenapa dia semarah itu?padahal aku jadi yeojanya utk membayar ganti rugiku& kmi tdk saling cinta?!

"mi, mian..ada yang ingin ku tanyakan padamu.."aku brusaha memberanikan diri untuk bertanya.

"apa yang ingin kamu tanyakan?!"katanya ketus.

"se,sebenarnya a..apa yang kamu inginkan dariku??ra,rasanya aneh saja..kenapa aku harus menjadi yeojamu sebagai alasan ganti rugi?!kn bisa saja kamu langsung melaporkan ku pada polisi, tidak peduli aku memohon-mohon. Tapi kenapa harus jadi yeojamu?kitakan baru pertama kali bertemu kemarin?!dan kita tidak saling cintakan?!"terangku gugup.

"APANYA YANG TIDAK CINTA?!"Entah ucapannya disengaja atau tidak, tapi slalu saja mengejutkanku..

"do, donghae?!"

"aish! SUDAHLAH KAMU DIAM SAJA!A, AKU KEDALAM DULU!KAMU TUNGGU SAJA DISINI!"ujarnya dan kemudian pergi menuju dorm.

Eh??
Wajahnya memerah?kenapa wajahnya merah seperti itu??


Ditempat lain donghae..

"dug,dag,dug" dadaku berdetak kencang,hah..kenapa dia slalu membuatku tidak karuan seperti ini?aigoo!

Tak disadari oleh donghae,siwon hanya memandangi wajah donghae dngn cemas..

"apa kau suka pdnya?"

"Hah...kenapa harus terjadi padaku?"sembari menunggu si babo itu ditaman, aku melamun memikirkan hidupku..

Aku jadi bingung dengan sikap donghae, kenapa dia bisa terlihat gugup ketika didepanku ya?!aku tidak bisa memikirkan jalan pikirannya.
Omma, aku harus bagaimana??

"kenapa bengong?"huaaa,tiba-tiba siwon menghampiriku dengan membawa segelas jus strawberry.

"E,eh?!si, siwon?!akh, yang tadi tolong maafkan aku!"aku beranjak dari tempat duduk dan membungkukan badanku atas tragi pendobrakan babo itu.

"sudahlah,tidak usah kamu fikirkan lagi!Itu semuakan tidak sengaja"ujarnya sembari melemparkan senyumnya padaku.

"DEG"waduh,dadaku bergetar lagi..

se,senyumnya bagaikan seorang malaikat. Mataku tak mampu beralih dari pandangan matanya yang menawan itu.
Jadi inikah yang Shun Hye bilang kalau dia yang paling sempurna?Sungguh?Dia memang sempurna.

"Kenapa menatapku?"tanya siwon yang menjadi salah tingkah karena aku terus memandanginya

"ne?a,anio!"aku memalingkan wajahku karena malu.

"MAU APA KAU?aigo!Ditinggal sebentar saja sudah diganggu, hah!mau apa dengan yeojaku?"ujarnya donghae dengan nada ketus kepada siwon.

"hm,aku hanya membawakannya jus strawberry!"jawabnya.

"Benarkah?!aneh sekali, baguslah!Lagi pula mana ada namja yang mau sama yeojaku yang tidak menarik ini.."jelasnya.

"hae!Kau keterlaluan!"kata siwon agak kesal.

Hah?tidak menarik katanya?benar juga,aku jadi yeojanya hanya sebagai ganti ruginya saja,tapi itu keterlaluan sekali!

"a,aku pulang saja."kataku lirih

"DIAM DISITU!!AKU TIDAK MENYURUHMU PULANGKAN?!"donghae langsung membentakku didepan siwon. Terlintas di pikiranku, sejak kapan aku menghadapi situasi ini?!kenapa aku mengalaminya?!

"aku ingin pulang saja!"kataku lesu.

"KAMU!!"

"bukankah aku tidak menarik?!lantas kenapa kamu slalu saja memaksaku menuruti keinginanmu?!oh, aku adalah barang ganti rugimu?!" spontan aku mengatakan hal yang mengejutkan. Sekilas aku melihat wajah siwon yang terkejut mendengar ucapanku.

"hah?ganti rugi?"ujar siwon yang tampak kaget.

"a,apa maksudnya?ganti rugi?!"siwon tampak sangat bingung.

"HYUN SOO!!"dia membentakku lagi.

"mm..mi, mianhae, sebaiknya aku pulang"aku memalingkan badanku dan berlari keluar.

"HYUN SOO!!"donghae langsung mengejarku dan meninggalkan siwon yang masih dalam keadaan terkejut.

*siwon*

"apa sebenarnya yang telah terjadi?!"


Ditempat lain,aku tidak sadar bahwa diriku diikuti oleh donghae..

Setelah lama berlari akhirnya kakiku terhenti, aku memandangi sungai Han yang tampak berkilau tepat disampingku..dan tiba2..

"hyun soo"suara ini?seperti?

Kemudian dia menarik tanganku, dan membawaku ke dalam pelukannya..

"e?eh??do, donghae??"aku sangat terkejut dengan kejadian ini.

"ju,jujur saja..a,aku memintamu menjadi yeojaku..bu,bukan karena ganti rugi..."ujarnya gugup.

"a, apa maksudmu?!"tanyaku bingung. Tiba-tiba pelukannya semakin erat..

"do,donghae??"berlahan badanku mulai merasakan sakit, karena donghae memelukku begitu kuat.

"a, aku..aku..aku.aish!Aku mencintaimu, se..sejak kejadian ta, tabrakan itu.sejak tatapanmu itu"

Berlahan donghae melonggarkan pelukannya..

"donghae?"aku menatap matanya, dan betapa terkejutnya diriku melihat tatapan matanya yang begitu lembut..

"saranghaeyo, Hyun Soo.."ucapnya yang begitu lembut ditelingaku. Berlahan wajahnya mendekati wajahku.

"do, donghae!"aku semakin salah tingkah.

Dia hanya diam saja, dan semakin lama wajahnya mendekati wajahku lagi.

"a, apa yang ingin ka, kamu lakukan?!"aku semakin panik tak karuan. Dia tetap tak mengganggapinya, a..apa jangan-jangan dia ingin me..men...menci...

"MENJAUH DARI KUUU!!"Reflek aku memukul wajahnya dengan tasku,kemudian kabur meninggalkannya dan tanpa ku sadari sapu tangan milik siwon terjatuh di tempat itu.


*donghae*

"AISH, SAKIT!! Cekh, DASAR KAU!!MENYE...hah....apa yang ku lakukan?!dasar babo, loh?!sapu tangan siapa ini? CSW?!"

Aku berlari dengan kencang, tanpa menghiraukan siapa yang ada didepanku. Semua orang menatapku dengan heran, apa yang terjadi??gawat! Semua orang pasti memandangi wajahku yang merah bagaikan tomat busuk..Aigooo! Kenapa dia lakukan itu!!


Ditempat berbeda,donghae menerka-nerka initial yang ada di sapu tangan itu..

*donghae*

"CHOI SIWON??ba,bagaimana sapu tangan ini ada padanya??"donghae tampak bingung.


Saat tiba dirumah..

"SHUN HYEE! INI SEMUA SALAHMU! INI SEMUA GARA-GARA KAMU MENERIAKI SUJU DIKANTOR! INI SEMUA KARENA KAMU MEMPERLIHATKAN MV NO OTHER PADAKU! INI SEMUAA GARA-GARA KAMUUU!"aku berteriak sejadi-jadinya.

"HOI!! BERISIK!!WAE? Tiba-tiba datang dengan teriak!!"dia balas berteriak.

"gara-gara kamu, aku jadi yeoja yang dipermalukan!!GARA-GARA KAMU, AKU JADI KENAL SUJU DAN MENJADI YEOJA ORANG ITUU!"Teriakku.

"KENAPA MENYALAHKANKU?SEBAGIAN BUKAN SALAHKU JUGAKAN??SEMUA INI JUGA GARA-GARA KAMU BERTEMU DENGAN CHOI SIWON KAN! GARA-GARA SAPU TANGAN ITU!"Ujarnya dan sungguh, aku tersentak kaget dengan ucapannya.

"sa..sapu tangan?siwon?"Benarkah?awal dari semua ini semejak bertemu dengannya?? Sontak aku langsung mencari sapu tangan siwon yang ada ditasku..

"dimana sapu tangannya siwon??"kataku panik setelah tidak menemukan sapu tangan milik siwon.

"waeyo?kamu mencari apa sih?"kata shun hye bingung.

"SAPU TANGAN MILIK SIWON HILANG!"


Di dorm Suju..

"Wonnie!! Aku ingin bicara padamu!"kata donghae ketus

"bicara apa?"jawabnya.

"Kau, apa pernah bertemu dengan Hyun Soo?!"tanyanya dengan tatapan sinis

"untuk apa kau menanyakan hal itu?"siwon balik bertanya.

"AKU TANYA APA KAU PERNAH BERTEMU DENGAN HYUN SOO?!"hae semakin naik darah.

Sejenak siwon hanya menatap donghae dengan dingin..

"anio! Aku tidak pernah bertemu dengannya"jawab siwon.

Donghae hanya terdiam dan berlahan pergi meninggalkan siwon.

"CSW??nuga?ini punya hyun soo kan?tapi kenapa initialnya berbeda??C-S-W....CHOI SIWON???"

"sebenarnya ada apa sh won?"tanya chingu siwon yang bernama eunhyuk.

"ne?"siwon tersadar dari melamunnya.

"kamu kenapa sih?donghae juga, dia jadi galak banget..ayolah rukunlah seperti dulu lagi!"ujar hyukie.

"hm...memangnya kita musuhan?"tanya siwon.

"MWO? jelas-jelas tadi kalian bertengkar! Bahkan meskipun hanya memandangi mata saja! Katakanlah padaku, sebenarnya ada apa sih?semejak yeoja itu kesini, kau dan donghae jadi aneh!"kata hyukie cemas.

Kemudian siwon hanya diam dan tersenyum..

"dia tidak salah hyukie, yeoja itu tidak salah sama sekali..justru sebaliknya, dia itu..."ujarnya siwon sembari tersenyum dengan tatapan lembut.

"DIA ITU? Dia itu apa??"hyukie sangat penasaran.

"KAU tidak perlu tahu, anak kecil belum mengerti!"kemudian siwon berlari meninggalkan hyukie yang tampak penasaran.

"WONNIEE!!"Teriak hyukie kesal.


Ditempat lain, donghae terus bertanya-tanya mengenai sapu tangan yang dia tahu adalah milik siwon..

"hm, lantas kenapa sapu tangan ini ada di Hyun soo?! Apa ku tanyakan saja pada hyun soo?! BAIKLAH!!"


***


"Hyun Soo! Aku berangkat kerja duluan ya?!"kemudian shun hye pergi..

"apa dia gila?!atau dia memang benar-benar babo?? SI DONGHAE BABO ITU MAU APA SIH??!!"Teriakku sekencang-kencangnya, tadi pagi hae mengirimkan sms yang isinya adalah..

"kemasi barang-barangmu! Ikut aku! SEKARANG KU TUNGGU KAMU DIDORM!! ttd namjamu"

Dasar tak tahu malu! Padahal kemarin hampir merebut ciuman pertamaku..


"HYUN SOO! DIMANA KAMU??KATANYA TOLONG IJIN SEBENTAR, TAPI KENAPA JAM SEGINI KAMU BELUM JUGA DATANG KE KANTOOR??"Bentak Shun Hye dari sebrang telepon.

"mi, mian shun hye..hari ini a,aku tidak bisa kekantor. To, tolong bantu aku, bilang hari ini aku tiba-tiba pingsan dijalan.."jawabku sambil berbisik.

"MEMANGNYA KAMU DIMANA SIH?!"Tanyanya.

"a..ah, kamu tidak perlu tahu.. Sudah ya?!"kemudian aku menutup ponselku.

"SIAPA?"tanya seseorang yang tepat berada disampingku dialah donghae, dia sedang menyetir mobil.

"hah?!o, tadi Shun Hye temanku.."jawabku

"oh.."

Aduh, akibat kejadian kemarin aku jadi salah tingkah didepannya, benar-benar dia tidak punya rasa malu..

"e, e...bagaimana kalau kita makan dulu?!cacing diperutku sudah mulai protes"ujar donghae gugup.

"hah??ya, ya sudah.." jawabku.


Saat tiba dirumah makan..

"mau makan apa?"tanya donghae dengan nada lembut.

"hah??a,apa saja deh"

"chek, dari tadi HAH,HAH terus..tunggu disini! Biar aku yang pesan makanannya"katanya ketus. Kemudian dia berlahan pergi menuju pramusaji.

Aish, sebenarnya aku mau dibawa kemana sih?!dasar si babo itu daritadi diam saja, dan hanya bicara hal yang seperlunya saja.

"ini!!cepat dimakan selagi panas"ujarnya.

"go,gomawo"jawabku. Kemudian aku menyantap makanan itu, dan ketika aku sedikit melirik kearah donghae, walaupun tertutup kacamata hitam tapi aku yakin, dia sedang memandangi wajahku.

"w,waeyo??"tanyaku ragu.

"hm??"

"Waeyo?dari tadi menatapku terus?apa ada yang salah dengan wajahku??apa terlalu jelek wajahku ini?!"tanyaku agak ketus.

"anioo! Kamu cantik"jawabnya dengan nada lembut.

"MWO?UHUK,UHUK..ohok, uhuk"aduh, aku tersendak mendengar ucapannya yang gombal itu.

"aish, dasar norak..baru dibilang cantik saja sudah salah tingkah begitu, memangnya kamu belum pernah dibilang cantik ya?!"katanya, dan berlahan mengusapkan bibirku dengan sapu tangan.

"DEG!"hah?dadaku berdetak kencang..

"sudah tidak apa-apakan?"tanyanya lagi.

"n..ne, gomawo"jawabku.

"baguslah!nih, pegang saja sapu tangan ini.."katanya sembari memberikan sapu tangan miliknya. Dan kemudian aku menerimanya..

"eh?!"

"wae?"tanya donghae

"sa, sapu tangan ini..aku seperti mengenalnya.."kemudian aku mencari yang mungkin ada di sapu tangan itu yaitu intial.

"i, inikan?"aku sangat terkejut.

"itu milik choi siwonkan?"ujarnya donghae dengan dingin.

"hah??ba,bagaimana bisa ada padamu??"kataku kepadanya.

"KAMU dapat sapu tangannya darimana?apakah kalian pernah saling bertemu?"ujarnya dengan raut wajah kesal..

"eh??!!"

"ayo jawab! Apa kamu pernah bertemu dengan siwon?"tanyanya kesal.

"bu, bukan urusanmu!"jawabku sembari memalingkan wajahku dari tatapannya.

"katakan padaku?!kamu pernah bertemu dengannya dimana?!"dia terus memojokkanku.

"KENAPA KAMU MEMAKSAKU TERUS SIH?!"aku semakin kesal padanya. Semua orang menatap kami dengan heran..

"aku ini NAMJAMU!AKU BERHAK TAHU!!"donghae pun berbalik membentakku.

"AKU BERTEMU DENGANNYA DITAMAN! KETIKA AKU MENANGIS, DIA DATANG DAN MEMBERIKAN SAPU TANGAN INI!! Dan kamu tahu?! Saat itu aku menganggapnya sebagai seorang malaikat yang datang untuk menolongku, malaikat yang ibu kirimkan untuku.. Bahkan sampai saat ini,aku masih menganggapnya malaikatku!"tanpa pikir panjang aku menceritakan hal itu padanya.

"kamu suka padanya?!"tiba-tiba donghae menyerangku dengan pertanyaan itu. aku hanya terkejut dan diam mematung..

"KAMU SUKA PADANYA?"dia terus membentakku, tanpa pikir panjang aku langsung lari keluar dari rumah makan itu, tanpa disadari oleh kami, bahwa semua pengunjung yang ada dirumah makan itu terkejut dan hanya memandangi kami dengan heran.

"HYUN SOO!"donghae mengejarku keluar, dan akhirnya dia meraih tanganku..

"SHIN HYUN SOO!"

"sakit! Lepaskan tanganku!"ujarku.

"kenapa?padahal aku sudah berusaha sebaik mungkin untuk menjadi namjamu sesungguhnya, tapi KENAPA?bahkan kamu tidak memandangku sama sekali, bahkan aku hanya dianggap babo bagimu. KENAPA BUKAN AKU YANG HANYA KAMU LIHAT?!KENAPA HARUS DIA?!"Bentaknya, dan hal yang tak diduga terjadi, dia menciumku dengan paksa.

"PLLAAAKK!"reflek aku menamparnya.

"bahkan di,dia jauh lebih baik darimu!"dengan air mata yang berlinang membasahi pipiku, aku berlari menjauh darinya..jauh, dan jauh dari dirinya..

"AAagrhh!"donghae tampak kesal, dan air mata yang dia tahan rejak tadi berlahan mengalir membasahi pipinya.

"sungguh hyun soo! Aku mencintaimu.."ujar donghae.


Aku berlari dan terus berlari, bahkan aku tidak sadar kalau lampu hijau mulai menyala dipenyebrangan lalu lintas..

"CHIIIITTT!"

"BRuukk!" aku hampir tertabrak mobil, dengan berlinangan air mata aku hanya duduk terkulai lemas diaspal.. Dan kemudian aku mendengar suara yang sangat ku rindukan..

"hyun soo?KAMU HYUN SOO?"ketika aku menoleh ke arahnya,aku tersadar kalau dia adalah..

"si,hiks...siwon??"

"si, siwon?!"ujarku.

"ka, kamu baik-baik saja??apa ada yang terluka?"ternyata yang hampir menabrakku adalah siwon.

"a,anio..aku baik-baik saja.."berlahan aku berusaha berdiri.. Dengan sigap, siwon menarik tanganku dan membawaku kedalam mobilnya..

"naiklah!"kata siwon kepadaku.

"a, anio, a,aku bisa berjalan kok!"kataku sembari mengusap air mataku.

"AKU BILANG NAIKLAH!"siwon langsung membentakku.

"ba,baiklah"air mata yang barusan ku usap kembali mengalir..

Setelah aku naik mobil siwon, dia langsung membawaku pergi kesuatu tempat..saat diperjalanan..

"bukankah aku pernah bilang padamu, seorang yeoja jauh lebih cantik kalau dia sedang tersenyum?!lantas apa yang membuatmu begitu suram?"ujar siwon sembari menyetir.

"hah?su,suram?sesuram itu kah?"kataku sembari melihat mataku yang sembab karena menangis dengan kaca yang kubawa.

"waeyo?"dengan lembut dia bertanya padaku. Tiba-tiba dia menghentikan laju mobilnya, dan menoleh ke arahku..

"hyun soo..."dia memanggil namaku agar aku menoleh padanya..

Kemudian aku menoleh dan menatap matanya..

"siwon..."aku memanggil namanya dengan berlinang air mata..

"mi, mianhae...a..a...aku..me..mencintai..."aku terisak pedih, aku baru menyadarinya, sungguh aku baru tersadar dengan hal ini..

Bahwa aku sangat mencintainya, aku mencintai namja ini..aku mencintai siwon..

"sreeet.."spontan siwon langsung memelukku, dia memelukku dengan lembut...

"hyun soo...aku...aku juga mencintaimu, seharusnya sejak awal aku tidak diam saja..aku merasa khawatir waktu kamu bersama hae, sungguh aku sangat mencemaskan hal itu, hatiku terluka melihat kamu dengannya..dan sekarang, aku malah melihatmu menangis karena dirinya...mianhae hyun soo, mianhae.."dekapannya begitu kuat, aku sampai terisak sesak menahan air mata ini.

Tapi kenapa aku tidak bahagia?!mungkinkah karena aku melukai hati orang lain??


***


Omma, sepertinya aku menjilat lidahku sendiri. Padahal tadinya aku pikir cinta itu menyebalkan dan membuat orang yang kusayangi menghilang dari hidupku. Tapi kini aku sadar, cinta butuh keberanian, cinta butuh kejujuran, dan cinta penuh dengan pengorbanan, dan aku baru menyadarinya ketika bertemu dengan mereka berdua..

"apa sudah mendingan?"tanya siwon.

"ne, aku sudah mendingan sekarang.."jawabku sembari meminum teh panas pemberian siwon.

"baguslah"katanya dengan senyumnya yang hangat.

"si..siwon, gomawoyo.."ujarku malu.

"untuk apa?"tanyanya.

"gomawo karena telah menjadi malaikatku"jawabku.

"mwo?!anio! Harusnya aku yang ngomong begitu! Gomawo mau menjadi yeojaku.."berlahan tangannya merangkul bahuku, dan mencium dahiku dengan hangat. Sepintas wajah donghae muncul dipikiranku,dan entah perasaan apa ini?!


Seminggu telah berlalu semejak kejadian itu, dan selama itu pula aku dan donghae tidak bertemu ataupun menelpon lagi. Sekarang aku menjadi seorang yeoja yang paling bahagia, karena aku adalah yeojanya siwon, tapi...

"kriinggg"ponselku berdering, dan yang menghubungiku adalah donghae.

"a,annyeong"sapaku gugup.

"barang-barangmu kemarin tertinggal dimobilku, kalau mau ambilah sendiri di dorm..tut...tut"ujar donghae dan kemudian mematikan ponselnya.

"um...nada bicaranya masih ketus saja..baiklah aku akan kesana,aku harus bicara padanya juga"ujarku.


Saat didorm..

"ini barang-barangmu! Sudah sana pulang!"kata donghae sembari menyerahkan koper milikku yang tertinggal karena kejadian penciuman paksa itu.."DEG!"loh?!

"hae.."aku memanggilnya.

"hm??"

"mi,mian..mianhaeyo..."ujarku sembari menunduk, aku tak brani menatap matanya.

"lupakan saja! Sudah pulanglah! Dan jangan lupa kembalikan sapu tangan itu padanya!"ujarnya ketus..

"sapu tangan?oh, aku bahkan tidak ingat. Harus dikembalikan, baiklah aku pulang dulu"ujarku sembari tersenyum, entah sejak kapan aku merasakan ini..perasaanku tiak enak..

"HAE GAWAT!"tiba-tiba hyukie datang dengan wajah panik dan pucat.

"waeyo?"tanya hae bingung.

"mo, mobil siwon..si..hiks..siwon, ter..terjun kejurang..di..dia mencoba menghindari truk yang menghalani jalurnya...hae.."hyukie menangis sejadi-jadinya.

"MWO?JANGAN BERCANDA, LALU BAGAIMANA DENGAN DIA?"hae benar-benar terkejut setengah mati.

"di..dia tewas ditempat"

"DEG!!" Tidak mungkin..

"anio, anio, anio..aku tidak percaya"kataku memastikan bahwa itu tidak mungkin.

"hyun soo"hae memanggilku.

"TIDAK MUNGKIN!"

Tidak!!mustahil!tidak mungkin ini terjadi lagi padaku, wae?waeyo? Waeyo, aku harus mengalaminya lagi?!apa karena cinta?atau karena adanya diriku, semua yang ku sayangi meninggalkanku?? Appa yang pergi dengan wanita lain, omma yang rela bercerai dengan appa, lalu omma meninggal, dan sekarang.. Dia yang ku cintai meninggalkan aku begitu saja?!KENAPA KAU AMBIL DIA DARIKUU!!.


Saat dirumah sakit, yang bisa kulakukan adalah diam dan meratapi keadaan yang terjadi..

"hyun soo.."donghae menghampiriku.

"dia tidurkan?"tak sadar aku bertanya hal babo padanya.

"hyun soo.."

"pasti dia tidur,aku yakin dia sedang bermimpi indah!"aku benar-benar babo, jelas-jelas aku melihat tubuhnya yang terkulai lemas.

"CUKUP HYUN SOO!"donghae membentakku. Dan aku hanya diam dengan mata sembab.

"ini semua salahku, ini semua kesalahanku hae! Ommaku meninggal itu juga kesalahanku, bahkan dia meninggal karena kesalahanku! Ba,babonya diriku menyalahkan cinta! Hae..hae..donghae..hiks,aahg,jangan dia..."aku menyalahkan diriku sendiri, dengan berlinang air mata, aku memukul dadaku sendiri. Kemudian donghae menarik tanganku dan membawaku kedalam pelukannya yang hangat dan lembut.

"di,diamlah..kamu tidak salah...ommamu meninggal bukan salahmu, dan kepergiannya bukan kesalahanmu.. Aku paham itu, karena aku mengalaminya juga...aku sadar appaku meninggal juga bukan karena sebuah kesalahan, tapi karena taktir Tuhan" sejenak aku tersentak mendengar ucapan donghae, appanya meninggal??berlahan aku mendengar ishak tangis dalam dekapannya yang dia berikan padaku, ternyata untuk menopang kepedihannya juga..kita sama...

Hari ini adalah hari pemakamannya, jujur saja aku tidak ingin datang kesini.. Tapi karena hyukie memaksaku untuk mengantarkan ketempat peristirahatannya, aku pun datang untuk mengucapkan slamat jalan..

"kamu hyun soo?"tiba-tiba pak choi datang menghampiriku.

"a,annyeong haseyo pak choi.."sapaku sembari membungkukan badan.

"kamu baik-baik saja?"tanyanya

"eh?!kurasa tidak.."kataku sembari menutupi mataku yang sembab.

"...anak itu slalu membicarakan tentang dirimu, bahkan sebelum kepergiannya dia sempat ingin menikahimu ketika genap 6bulan pacaran kalian. Tapi sayang, Tuhan berkata lain..dia harus meninggalkanmu dan keluarganya..."sepintas aku melihat wajah pak choi yang begitu terluka melihat putranya pergi lebih dulu darinya.


Setelah acara pemakaman usai, aku hanya duduk terkulai lemas disebuah halte bus dekat pemakaman..

Lalu dia datang menghampiriku dan memandangi wajahku yang berlinang air mata..

"apa lihat-lihat?"tanyaku.

"hm?"dia terus menatap wajahku.

"waeyo?apa wajahku aneh?"ujarku.

"benar kata siwon, kamu jauh lebih cantik saat kamu sedang tersenyum.."kata donghae dengan senyuman diwajahnya.

"hm?ba,bagaimana aku bisa tersenyum?!padahal aku belum lama mengenalnya, tapi dia sudah pergi meninggalkanku..padahal aku belum lama mengetahui semua tentang dirinya tapi aku sudah terlalu mencintai dirinya..."ujarku dengan tetesan air mata yang hanya ku tahan saat dipemakamannya.

"hyun soo..."dia memanggilku dengan lembut.

"ta,tapi..aku tidak boleh seperti ini teruskan?!aku harus tersenyum untuk dirinya, aku harus percaya kalau dia akan slamanya menjadi malaikat penolong bagiku.."sembari menghapus air mataku dengan senyumanku.

"hm..."donghae hanya tersenyum, dia hanya menatapku dengan hangat.


6 bulan telah berlalu, hari-hari yang singkat ku jalani seperti sedia kala, bersama dengan shun hye sahabatku..

"ayo hyun soo kita pulang!"kata shun hye.

"kamu duluan saja, aku ingin mampir kesuatu tempat"ujarku sembari mengemasi barang yang ada diatas meja kantorku.

"oh, ya sudah. Aku duluan.."katanya.

Tak terasa sudah 6 bulan semejak kepergiannya, sejak dia meninggalkan diriku sendirian. Aku melangkah menuju tempat pertama kali aku bertemu dengannya, di sebuah taman, tempat kenanganku bersama omma dan juga tempat kenanganku bertemu dengannya..


Sesampainya ditaman itu, aku duduk mengenang masa-masa itu..dan tanpa sadar air mataku mengalir..

"aish, memalukan sekalì menangis didepan umum"kataku sembari menghapus air mataku dengan telapak tanganku.

"kamu tidak apa-apakan?"ketika aku menoleh ke arah suara itu, ternyata dia...

"do, donghae?!"aku sangat terkejut melihatnya berada tepat disampingku.

"kenapa menangis?!sudah jangan menangis lagi."berlahan dia memberikan sapu tangan miliknya, dan tanpa sadar aku melihat initialnya yaitu LDH

"eh?"

"itu milikku, sebagai gantinya yang akan menghapus air matamu itu.."ujarnya dengan lembut.

"DEG!"tiba-tiba dadaku berdetak begitu kencang, dan sekilas aku teringat akan penciuman paksa itu..

"aigoo!"reflek aku berkata seperti itu dan langsung memalingkan wajahku.

"waeyo?cepat kembalikan sapu tanganku!"katanya sedikit bercanda.

"aish, nih ku kembalikan!"aku melempar sapu tangan kewajahnya.

"chek, dasar!" sejenak suasana menjadi hening, dan kemudian hae membuka pembicaraan..

"aku sedikit bertrima kasih padanya, karena dia aku bisa bertemu denganmu...mungkin dia ingin memberikanmu padaku.."katanya sembari tersenyum menatap anak kecil yang sedang bermain ditaman saat itu.

"donghae"

"hyun soo,"dia menoleh kepadaku.

"wae?"

"saranghaeyo!"dengan tersenyum dia berkata hal manis ditelingaku.

"donghae.."

"maaf, aku mencìntaimu hyun soo.. Kita coba dari awal lagi ya?!mau kah kamu menjadi yeojaku?!"dia menggenggam tanganku dengan erat.

Siwon, bolehkah??bolehkah aku memandangnya?bolehkah dadaku bergetar hanya untuknya?bolehkah aku membuatnya bahagia?

"ya.."sepìntas aku mendengar jawaban siwon didalam hatiku..

"ba,baiklah kita coba dari awal lagi..a,aku mau menjadi yeojamu.."jawabku gugup.

"gomawoyo.." berlahan wajahnya mendekatiku dan kami pun berciuman..

"aku akan selalu menjadi malaikat pelindungmu..walaupun aku jauh, tapi aku akan slalu ada dihatimu..trima kasih telah mencintaiku hyun soo, smoga kamu bahagia dengan donghae"

THE END


Riana: Atas nama author, saya ucapkan gamsahamnida telah setia membaca FF Sorry, I Love You :D

0 komentar:

Posting Komentar

Mohon Tinggalkan Komentar ^^